Ketentuan Lomba Seni Tari FLS2N SD Tahun 2017

Lomba Seni Tari pada FLS2N adalah tari ciptaan baru yang berangkat dari kreativitas sesuai dengan tingkatan usia dan psikologi anak, baik secara gerak, tema, kostum, tata rias serta memunculkan nilai-nilai lokal, dan spirit budaya setempat.

Bentuk akhir dari karya seni tari yang disajikan yaitu, tema dalam karya tari dapat tergambar dengan jelas, mengandung kekuatan tradisi lokal dan kekayaan budaya lokal yang terlihat dari ragam-ragam gerak, nuansa musik, kostum, properti, adegan atau peristiwa yang terjadi di panggung.

1. Tujuan Bidang Lomba Seni Tari

1.   Memberikan wadah bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas seni dalam bidang seni tari.
2.   Mengembangkan imajinasi, kepercayaan diri dan kepribadian siswa secara optimal melalui seni tari.
3.   Meningkatkan apresiasi dan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai budaya bangsa melalui seni tari.
4.   Menumbuhkan pengetahuan siswa terhadap pendidikan seni tari baik secara bentuk, isi dan makna, sesuai dengan nilai budaya lokal dan nasional.
5.   Membina rasa tanggung jawab dan kerjasama antara siswa dan guru dalam proses kreativitas seni tari.

2. Ketentuan Lomba

1.   Peserta mempersiapkan satu karya tari;
2.   Materi yang ditampilkan adalah karya tari yang berakar pada budaya lokal masing-masing peserta (budaya Indonesia);
3.   Menyerahkan sinopsis (penjelasan singkat tentang karya tari) pada saat technical meeting;
4.   Durasi karya 5 s.d. 7 menit;
5.   Jumlah penari 3 orang;
6.   Setiap kelompok boleh terdiri dari laki-laki atau perempuan atau campuran (laki-laki dan perempuan);
7.   Musik iringan menggunakan CD atau musik hidup ataupun gabungan keduanya disiapkan oleh masing-masing peserta;
8.   Kostum tari, tata rias dan penunjang lainnya disiapkan oleh peserta, dan disesuaikan dengan tema dan usia peserta;
9.   Properti tari (benda atau alat yang digunakan penari), tidak diperkenankan menggunakan properti benda tajam, kecuali berupa imitasi yang terbuat dari bahan lunak dan aman yang mendukung tema karya tari.

1.   Tema Karya Tari Mengangkat hal-hal yang berkaitan dengan dunia anak-anak dan kekhasan/keunikan daerah setempat tentang:

1.   Cinta alam lingkungan;
2.   Kepedulian sosial;
3.   Kebersamaan dalam perbedaan;
4.   Permaianan anak-anak.
4. Aspek Penilaian

Aspek penilaian terdiri dari :

a. Koreografi

Kreativitas pengembangan dan penataan gerak yang sesuai dengan kemampuan anak dan tema.

b. Tema

Penerapan inovasi tema dalam karya tari dan kesesuaian tema secara visual dalam karya tari.

c. Originalitas akar garapan.

d. Performance

Penampilan utuh; penyampaian dan penghayatan penari terhadap tema, kesesuaian musik tari, kesesuaian kostum dan tata rias dengan tema dan usia anak.

5. Teknis Pelaksanaan

Kegiatan lomba seni tari dilaksanakan dalam dua babak sebagai berikut:

a. Babak Penyisihan

Babak penyisihan diikuti oleh semua peserta dari 34 provinsi dengan ketentuan sebagai berikut:

1)   Peserta menampilkan satu karya tari.
2)   Peserta tampil pada babak penyisihan sesuai dengan nomor urut undianyang diundi pada saat technical meeting.
3)   Sinopsis (penjelasan singkat tentang karya) disampaikan kepada panitia pada saat technical meeting.

b. Babak Final

Babak final diikuti oleh 15 finalis dengan ketentuan :

1)   Peserta menampilkan karya tari yang sama dengan yang dibawakan pada babak penyisihan.
2)   Peserta diperbolehkan menata ulang, merapihkan, memberi sentuhan lain terhadap karya tersebut.
3)   Urutan Penampilan peserta yang masuk dalam babak final akan diundi kembali setelah pengumuman 15 finalis.

c. Orientasi Panggung

1)   Orientasi panggung dipergunakan untuk blocking dan teknis keluar masuk panggung.
2)   Orientasi panggung dilakukan sebelum pementasan baik pada babak penyisihan maupun babak final.
3)   Masing-masing peserta disediakan waktu 10 menit untuk orientasi panggung menurut urutan registrasi. Jika ada keterlambatan maka akan diberikan kesempatan setelah selesai seluruh peserta lain melakukan orientasi, jika waktu masih tersedia.